jogja.jpnn.com , YOGYAKARTA - Wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memicu gelombang penolakan dari berbagai kalangan di Yogyakarta. Sejumlah tokoh mengecam rencana tersebut karena dianggap sebagai langkah mundur bagi demokrasi Indonesia yang telah diperjuangkan sejak era reformasi.