GELORA.CO - Amerika Serikat (AS) menyita sebuah kapal tanker minyak terkait Rusia di perairan Atlantik Utara. Merespons tindakan AS, Rusia dilaporkan mengerahkan kapal perangnya. AS disebut telah menyita kapal tanker Rusia Bella 1 yang kini dikenal sebagai Marinera karena melanggar sanksi Washington. Penyitaan tersebut sebagai dukungan atas Proklamasi Presiden Donald Trump untuk menargetkan kapal-kapal yang dikenai sanksi yang mengancam keamanan dan stabilitas Belahan Barat. Kapal tersebut berhasil diambil alih setelah lebih dari dua minggu dilakukan pengejaran dari lepas pantai Venezuela hingga ke Atlantik Utara. Penyitaan tersebut dinilai dapat memperburuk ketegangan antara dua negara nuklir tersebut. Rusia dilaporkan mengerahkan kapal perang untuk melindungi kapal tanker minyak tersebut. Moskow menuduh AS dan NATO melakukan pengawasan yang jelas tidak proporsional terhadap kapal tersebut. Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa kapal tersebut berlayar di perairan internasional di bawah bendera Rusia. Mereka juga mengklaim jika kapal ini beroperasi sepenuhnya sesuai dengan hukum maritim internasional. Oleh karena itu, Rusia berharap, negara-negara Barat bisa menjunjung tinggi prinsip tersebut dalam praktiknya.