GELORA.CO - Isu mengenai potensi panik publik selama tujuh hari terus bergulir di media sosial. Narasi tersebut menyebar luas melalui berbagai platform, memicu kekhawatiran masyarakat akan kemungkinan terganggunya distribusi logistik, layanan publik, hingga aktivitas ekonomi. Meski belum ada pernyataan resmi dari pemerintah yang membenarkan skenario tersebut, para ahli kebencanaan menilai kesiapsiagaan tetap penting. Salah satu langkah paling realistis adalah menyiapkan tas darurat atau emergency bag yang dapat digunakan jika terjadi situasi krisis mendadak. Tas darurat bukan bertujuan menakut-nakuti, melainkan sebagai bentuk antisipasi agar masyarakat tidak panik berlebihan. Berikut daftar perlengkapan penting yang sebaiknya disiapkan jika terjadi kepanikan publik selama tujuh hari. 1. Dokumen Penting dan Uang Tunai Simpan fotokopi KTP, KK, kartu BPJS, kartu ATM, serta dokumen penting lainnya dalam map tahan air. Sertakan uang tunai secukupnya dalam pecahan kecil, mengingat sistem perbankan atau pembayaran digital bisa saja terganggu. 2. Makanan Siap Konsumsi Tahan Lama Pilih makanan yang tidak memerlukan proses memasak rumit seperti biskuit tinggi kalori, makanan kaleng, abon, roti kering, serta makanan instan. Pastikan stok cukup untuk kebutuhan minimal tujuh hari. 3. Air Minum dan Alat Penjernih Idealnya, setiap orang membutuhkan minimal dua liter air per hari. Jika tidak memungkinkan membawa air dalam jumlah besar, sertakan tablet penjernih air atau botol filter portable. 4. Obat-obatan dan Perlengkapan Medis Masukkan obat pribadi, obat demam, diare, antiseptik, plester, perban, serta masker. Jangan lupa vitamin dan obat rutin bagi penderita penyakit tertentu. 5. Alat Komunikasi dan Sumber Daya Radio portable, power bank, kabel charger, dan senter menjadi perlengkapan vital. Informasi resmi biasanya disiarkan melalui radio saat jaringan internet terganggu. 6. Perlengkapan Kebersihan Pribadi Sabun cair, tisu basah, hand sanitizer, pembalut, popok bayi, serta sikat gigi perlu disiapkan demi menjaga kesehatan selama masa darurat. 7. Pakaian dan Selimut Darurat Bawa pakaian ganti secukupnya, jas hujan, serta selimut tipis atau emergency blanket yang ringan namun fungsional. 8. Alat Multiguna Pisau lipat, korek api, peluit, serta tali serbaguna dapat sangat membantu dalam kondisi tidak terduga. Para pakar menegaskan, menyusun tas darurat bukan berarti mempercayai sepenuhnya isu yang beredar. Justru langkah ini menjadi bagian dari literasi kebencanaan agar masyarakat tetap tenang, rasional, dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa sumber resmi pemerintah serta tidak menyebarkan kabar yang berpotensi menimbulkan kepanikan massal.***