GELORA.CO - Menteri Kesehatan (Menkes) Amerika Serikat (AS) Robert F Kennedy Jr menyatakan kebingungannya bahwa Presiden Donald Trump masih hidup mengingat pola makannya yang terdokumentasi dengan baik berupa makanan cepat saji dan soda. Sementara itu, Trump bersikeras bahwa dia berada dalam "kesehatan yang sempurna. Kennedy menyampaikan pernyataan tersebut saat tampil di Podcast Katie Miller. Ketika ditanya siapa di pemerintahan yang memiliki "kebiasaan makan paling tidak terkendali?" Kennedy menjawab: "Presiden." "Hal yang menarik tentang presiden adalah dia makan makanan yang sangat buruk, yaitu McDonald's dan kemudian permen dan Diet Coke," kata Kennedy. Dia kemudian mengeklaim, "Trump memiliki hakikat dari dewa. Saya tidak tahu bagaimana dia masih hidup, tetapi dia masih hidup." “Anda hanya mendapat kesan bahwa dia terus-menerus mengonsumsi racun sepanjang hari dan Anda tidak tahu bagaimana dia bisa berjalan-jalan, apalagi menjadi orang yang paling energik yang pernah kita temui,” kata Kennedy, seraya mencatat bahwa Trump terutama mengonsumsi makanan cepat saji saat bepergian. "Karena dia mempercayainya dan tidak ingin sakit saat dalam perjalanan," ujarnya, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (16/1/2026). Terlepas dari kritik terhadap pola makan Trump, Kennedy memuji kondisi fisik presiden, menyatakan bahwa dia dalam “kesehatan yang luar biasa.” Dia juga menambahkan bahwa Dr Mehmet Oz, administrator Pusat Layanan Medicare dan Medicaid, menemukan bahwa presiden memiliki “tingkat testosteron tertinggi yang pernah dia lihat untuk individu berusia di atas 70 tahun.” Komentar menteri kesehatan ini muncul di tengah pengawasan publik yang berkelanjutan terhadap kesehatan presiden yang berusia 79 tahun itu. Dalam wawancara baru-baru ini dengan The Wall Street Journal , Trump mengungkapkan bahwa dia mengonsumsi 325 miligram aspirin setiap hari untuk pencegahan penyakit jantung, dosis yang lebih tinggi daripada dosis yang umumnya direkomendasikan yaitu 81 miligram. “Mereka mengatakan aspirin baik untuk mengencerkan darah, dan saya tidak ingin darah kental mengalir melalui jantung saya,” kata Trump. Trump telah berulang kali membantah kekhawatiran tentang kesehatannya, dengan menyatakan awal bulan ini di media sosial: “Para dokter Gedung Putih baru saja melaporkan bahwa saya dalam ‘KESEHATAN SEMPURNA', dan bahwa saya ‘LULUS’ untuk ketiga kalinya berturut-turut, dalam Ujian Kognitif saya.”