Awal 2026, sebuah memoar berjudul 'Broken Strings' yang ditulis aktris dan penyanyi Aurélie Moeremans ramai dibicarakan di jagad maya. Selain empati yang bertebaran kepadanya sebagai penyintas child grooming, memoar ini disebut memperlihatkan sekali lagi tentang lemahnya sistem perlindungan anak di negeri ini.