Selingkuh! Istri TNI Diduga Gauli 13 Prajurit

GELORA.CO -  Kabar skandal perselingkuhan menggemparkan lingkungan militer. Seorang istri TNI disebut menjalin hubungan spesial dengan 13 Prajurit, diwarnai hubungan ranjang. Kasus mengejutkan ini terjadi di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih. Aktrisnya yakni seorang ibu persit berusia 26 tahun asal Jayapura. Dugaan perselingkuhan ini terungkap setelah Sertu Agustian, anggota Batalyon Infanteri 756/Wimane Sili (WMS), melaporkan istrinya, Fadila Sasbila Nurahmidin, ke atasan. Dari 13 prajurit yang diduga terlibat, sembilan di antaranya telah diperiksa dan mengakui perbuatannya. Kasus ini kini dalam pendalaman intensif oleh pihak internal TNI AD. Penyelidikan kasus ini dimulai pada Selasa, 17 Februari 2026, di Markas Yonif 756/WMS, Wamena. Sertu Agustian secara resmi membuat surat pengaduan bermaterai yang melaporkan istrinya beserta oknum anggota yang diduga terlibat. Setelah laporan diterima, penyidik segera melakukan pemeriksaan terhadap Fadila Sasbila Nurahmidin sebagai saksi kunci. Selain itu, sepuluh prajurit yang diduga terlibat juga dimintai keterangan untuk menuliskan kronologi kejadian. Sebagai bagian dari proses penyelidikan, penyidik mendokumentasikan tempat-tempat yang diduga menjadi lokasi perselingkuhan. Sejumlah barang bukti juga disita, termasuk telepon genggam milik para pelaku serta dokumen pendukung seperti kartu keluarga dan surat nikah. Hasil pemeriksaan sementara, Sembilan prajurit yang diperiksa mengungkap fakta-fakta mencengangkan. Prada Ralfie Puturulan mengaku berkenalan dengan Fadila pada Januari 2025 saat bertugas. Ia menyatakan telah melakukan hubungan badan sebanyak enam kali, baik di rumah dinas Sertu Agustian maupun di Green Wasaput Hotel. Prada Ralfie menegaskan bahwa semua itu terjadi atas permintaan Fadila. Serda Rustam Fanlay, yang masih berstatus lajang, mengaku diperkenalkan melalui panggilan WhatsApp dari Fadila pada Desember 2025. Mereka melakukan hubungan terlarang sebanyak enam kali di kos-kosan Jl. Bhayangkara dan Green Wesaput Hotel, yang juga disebut atas inisiatif Fadila. Prada Muhammad Aldi Rumbati berkenalan melalui TikTok pada 6 Oktober 2025. Fadila disebut lebih dulu mengirim pesan. Mereka melakukan hubungan sebanyak tujuh kali di kos-kosan dan rumah dinas suami Fadila sendiri. Prada Nahusni Hidayah bahkan mengaku diajak seniornya untuk minum alkohol di sebuah kos-kosan, lalu Fadila datang bergabung. Dalam kondisi kurang sadar, ia mengaku menuruti ajakan Fadila untuk berhubungan badan. Praktis seluruh prajurit yang diperiksa menyatakan bahwa Fadila-lah yang berinisiatif memulai komunikasi, meminta nomor telepon genggam, hingga mengajak berhubungan intim. Beberapa di antaranya masih berstatus lajang, sementara satu orang bernama Pratu Doman Pangely diketahui sudah menikah. Penyidik mencatat masih ada empat orang lain yang diduga terlibat, namun belum diperiksa. Prada Imanuel Edwin Rivaldo Rumabatu masih menjalani cuti dan akan kembali akhir Februari. Sementara Pratu Joko dan Prada M. Daki, yang merupakan anggota Satgas dari batalyon lain, telah kembali ke kesatuannya masing-masing. Pratu Hasan dari Yonif 644/WS masih dikoordinasikan dengan Dansatgas setempat. Pemeriksaan terhadap Fadila sendiri sempat terhenti karena kondisi kesehatannya. Istri Sertu Agustian yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes. Pemeriksaan pada malam pertama hanya berlangsung hingga pukul 23.00 WIT dan akan dilanjutkan keesokan harinya. Letkol Inf Yoel Sry Liga selaku Danyonif 756/WMS dikabarkan telah berkoordinasi dengan pihak Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cenderawasih untuk menangani kasus ini secara tegas. Rencananya, sepuluh orang pelaku yang telah diperiksa akan digeser ke Staltamil Pomdam XVII untuk proses hukum lebih lanjut. Tindak pidana perzinahan yang dilakukan oleh oknum prajurit TNI AD ini tidak hanya mencoreng nama baik satuan, tetapi juga melanggar sumpah prajurit dan Kode Etik Militer. Hukuman disiplin hingga pemecatan dari dinas militer terbuka menjadi konsekuensi yang mungkin dihadapi para oknum prajurit tersebut. Sumber: posmetro