Diperlukan paket kebijakan penghematan energi dan perlindungan fiskal guna mengantisipasi dampak guncangan energi global yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah.Menurut Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Ateng Sutisna, ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada kuartal pertama 2026 dinilai telah menciptakan tekanan serius terhadap stabilitas rantai pasok energi dunia.Selat Hormuz adalah chokepoint energi dunia. Sekitar 20 juta barel minyak per hari.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2026/03/16/700741/diperlukan-paket-penghematan-energi-untuk-antisipasi-krisis-global