“Meski bergaji Rp 300.000 hingga Rp 500.000, berkat keberkahan mereka tetap berkomitmen mencerdaskan bangsa. Ada yang telah mengabdi 15 hingga 20 tahun, bahkan berkata, ‘Tidak apa-apa saya diangkat PPPK meski besok pensiun, asalkan diakui negara’,” tutur Yaya. Baca di sini:

“Meski bergaji Rp 300.000 hingga Rp 500.000, berkat keberkahan mereka tetap berkomitmen mencerdaskan bangsa. Ada yang telah mengabdi 15 hingga 20 tahun, bahkan berkata, ‘Tidak apa-apa saya diangkat PPPK meski besok pensiun, asalkan diakui negara’,” tutur Yaya. Baca di sini: