“Saya ibaratkan kalau ada sekolah, murid-muridnya ada yang brengsek, ada yang tawuran-tawuran, ada yang kurang ajar, ada yang ini, (maka) muridnya, bukan kepala sekolahnya yang dicopot. Keliru itu (bila kepala sekolah dicopot), terbalik,” kata Prabowo.
Baca di sini:
“Saya ibaratkan kalau ada sekolah, murid-muridnya ada yang brengsek, ada yang tawuran-tawuran, ada yang kurang ajar, ada yang ini, (maka) muridnya, bukan kepala sekolahnya yang dicopot. Keliru itu (bila kepala sekolah dicopot), terbalik,” kata Prabowo.
Baca di sini: