REPUBLIK MERDEKA
Pasar uang New York menyajikan volatilitas yang mendebarkan bagi Greenback.Pergerakan Indeks Dolar AS (DXY) pada sesi penutupan Kamis 21 Mei 2026 waktu setempat, akhirnya harus puas mendarat di zona datar pada level 99,13, meskipun sebelumnya ada lonjakan tajam di awal sesi akibat rumor pelarangan ekspor uranium oleh Iran.Penguatan Dolar mendadak layu setelah munculnya kabar angin mengenai kesepakatan draf akhir perdamaian antara Washington dan Teheran.Meski isu geopolitik sempat mereda, posisi.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/bisnis/read/2026/05/22/708065/sinyal-suku-bunga-the-fed-bikin-indeks-dxy-tangguh-dan-tekan-rupiah
Go to News Site