REPUBLIK MERDEKA
Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih akan melanjutkan kebijakan pengetatan moneter dengan menaikkan suku bunga acuan hingga 5,75 persen pada tahun ini.Ekonom Bank Mandiri, Faisal Rahman, menilai ruang bagi kenaikan suku bunga lanjutan masih terbuka karena berbagai risiko eksternal dan domestik belum menunjukkan tanda mereda.Karena ketidakpastian global dan domestik yang terus-menerus kemungkinan tidak akan mereda dalam waktu dekat, sehingga menimbulkan risiko berkelanjutan terhadap stabilitas.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/bisnis/read/2026/06/09/710208/bi-diprediksi-kerek-suku-bunga-hingga-5-75-persen-pada-kuartal-iii-2026
Go to News Site