Merdeka.com
Tuti Susanti, guru perbatasan di Bengkayang, Kalimantan Barat, gigih melestarikan Kerajinan Bidai Dayak, warisan budaya yang kian langka. Di sela mengajar, ia menganyam rotan demi menjaga tradisi dan menopang ekonomi. Kisah inspiratifnya.
Go to News Site