REPUBLIK MERDEKA
RUPIAH menembus Rp 18.000 per dolar AS. Media asing ramai memberitakannya. Grup-grup WhatsApp pun mendadak berubah fungsi. Yang semula tempat berbagi foto cucu, resep herbal, dan undangan pengajian, mendadak menjelma menjadi kantor cabang IMF. Semua orang menjadi analis. Semua orang punya teori.Ada yang menyalahkan pemerintah. Ada yang menyalahkan oligarki. Ada yang menyalahkan spekulan asing. Bahkan ada yang yakin bahwa pelemahan rupiah adalah bagian dari perang ekonomi global yang sedang berla.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/06/07/709857/paradoks-dolar-naik
Go to News Site