REPUBLIK MERDEKA
Publik tidak perlu responsif dalam menyikapi langkah Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo yang mundur dari jabatannya di tengah pengusutan kasus teror air keras.Pakar komunikasi sosial politik Universitas Padjadjaran (Unpad), Rusdin Tahir menyesalkan, langkah tersebut disertai adanya narasi cuci tangan. Sebab, menurutnya, fakta hukum masih terus didalami oleh Puspom TNI.Dari sudut pandang akademik, situasi demikian patut dikritisi, karena dapat mempengar.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2026/03/28/701885/proses-berjalan-pakar-ingatkan-publik-tak-responsif-usai-kabais-tni-mundur
Go to News Site