REPUBLIK MERDEKA
MUNDURNYA Letjen Yudi Abrimantyo sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi berita mengejutkan pekan ini dan jadi babak paling krusial pemerintah dalam mengakhiri impunitas di tubuh lembaga militer.Pergantian pucuk pimpinan BAIS--yang berlangsung tidak lama setelah empat anggota BAIS TNI diamankan terkait kasus penyiraman air keras Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus--bisa dibaca sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional untuk menjag.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/03/30/701991/merajut-hubungan-sipil-militer
Go to News Site