Kompas.com
Iran menuntut pengakuan internasional atas pengelolaan Selat Hormuz sebagai syarat damai. Anggota parlemen Alaeddin Boroujerdi menyebut pihaknya telah memungut biaya lintas kepada sejumlah kapal sebesar 2 juta dollar AS (sekitar Rp 33,9 miliar). Baca di sini:
Go to News Site