REPUBLIK MERDEKA
SEPERTINYA skenario Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menganggap negaranya adidaya (super power) dunia takkan berjalan terhadap Iran yang diserangnya. Konflik bersenjata atau peperangan yang telah dimulai oleh AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 sulit diperkirakan berbagai pihak waktu berakhirnya. Apalagi, setelah Iran menolak 15 butir persyaratan mengakhiri peperangan yang ditawarkan oleh AS.Fakta ini menunjukkan, bahwa negara dan bangsa Iran ternyata tak mudah ditaklukk.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/04/01/702287/perang-iran-israel-momentum-perluasan-insentif-elektrifikasi
Go to News Site