REPUBLIK MERDEKA
Konflik antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang meletus sejak 28 Februari 2026 kini memasuki hari ke-32. Keputusan Donald Trump yang kembali memperpanjang jeda serangan terhadap fasilitas energi Iran hingga 6 April 2026 memunculkan pertanyaan besar, apakah ini sinyal de-eskalasi atau sekadar taktik membeli waktu?Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didik Mukrianto, menilai langkah Trump lebih mencerminkan manuver strategis ketimbang upaya damai yang nyata.Trump sebelumnya melontar.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/dunia/read/2026/04/01/702322/de-eskalasi-perang-as-iran-masih-rapuh
Go to News Site