BBC News Indonesia
Kepolisian menyerahkan berkas penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, ke Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Keputusan ini dikritik kelompok organisasi sipil sebagai "langkah yang prematur." Di sisi lain, peluang impunitas—kekebalan hukum—dikhawatirkan terjadi setelah militer mengambil alih.
Go to News Site