Collector
Serangan Israel Meluas ke Beirut | Collector
Serangan Israel Meluas ke Beirut
GELORA NEWS

Serangan Israel Meluas ke Beirut

GELORA.CO -Sedikitnya 14 orang tewas akibat serangan Israel di berbagai wilayah Lebanon, termasuk ibu kota Beirut, pada Minggu, 5 April 2026. Mengutip laporan Al-Jazeera, di pinggiran selatan Beirut, sedikitnya empat orang dilaporkan tewas. Sementara itu, 10 korban lainnya, termasuk satu keluarga yang terdiri dari enam orang, tewas dalam serangan di wilayah Lebanon selatan. Kementerian Kesehatan Lebanon menyebutkan, sedikitnya 39 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan di kawasan Jnah, Beirut. Lokasi serangan dilaporkan hanya berjarak sekitar 100 meter dari Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri, rumah sakit publik terbesar di negara tersebut. Pada hari yang sama, Hizbullah mengklaim telah menembakkan rudal jelajah ke kapal perang Israel yang berada sekitar 126 kilometer dari pantai Lebanon. Namun, klaim ini belum mendapat konfirmasi dari pihak militer Israel. Militer Israel menyatakan bahwa mereka telah mulai menyerang infrastruktur Hizbullah di pinggiran selatan Beirut, meski tidak memberikan bukti rinci atas pernyataan tersebut. Sehari sebelumnya, Israel juga mengancam akan menyerang perbatasan Masnaa, jalur vital yang menghubungkan Lebanon dan Suriah. Ancaman ini membuat pos perbatasan tersebut dievakuasi dan aktivitas di lokasi hampir sepenuhnya terhenti. Dari pihak Suriah, otoritas perbatasan menegaskan bahwa jalur tersebut sepenuhnya digunakan untuk kepentingan sipil dan bukan untuk aktivitas militer. Meski demikian, lalu lintas di perbatasan tetap dihentikan sementara karena alasan keamanan. Di kota Kfar Hatta, Lebanon selatan, tujuh orang dilaporkan tewas akibat serangan terbaru, termasuk seorang anak perempuan berusia empat tahun dan seorang tentara Lebanon. Serangan ini terjadi setelah militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi paksa bagi warga di wilayah tersebut. Serangan udara lainnya di Lebanon selatan juga menewaskan sedikitnya tiga orang pada Minggu pagi. Di tengah eskalasi konflik, Presiden Lebanon Joseph Aoun kembali menyerukan upaya diplomasi untuk menghentikan kehancuran yang semakin meluas. “Mengapa kita tidak bernegosiasi sampai setidaknya kita bisa menyelamatkan rumah-rumah yang belum hancur?” ujarnya dalam pidato yang disiarkan televisi. Sejak 2 Maret 2026, serangan Israel di Lebanon dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.400 orang, termasuk 126 anak-anak, serta memaksa lebih dari 1,2 juta orang mengungsi. Sumber: RMOL

Go to News Site