Collector
Viral Naik Haji Bakal Pakai Sistem War Tiket 'Kaya Konser', Tak Perlu Antre Puluhan Tahun | Collector
Viral Naik Haji Bakal Pakai Sistem War Tiket 'Kaya Konser', Tak Perlu Antre Puluhan Tahun
GELORA NEWS

Viral Naik Haji Bakal Pakai Sistem War Tiket 'Kaya Konser', Tak Perlu Antre Puluhan Tahun

GELORA.CO - Wacana perubahan sistem keberangkatan haji kembali memantik perhatian publik. Kali ini, muncul usulan agar mekanisme antrean panjang diganti dengan sistem war tiket seperti pembelian tiket konser. Usulan ini mencuat dari Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, yang menilai antrean haji di Indonesia sudah terlalu lama dan perlu dikaji ulang. “Jujur, ketika kita bicara tentang antrean, pemikiran kami di Kementerian Haji terutama pemikiran dari Wamen saya yang sangat progresif itu muncul apakah perlu antrean yang begitu lama." ujar Gus Irfan dikutip Pojoksatu.id dari YT Kemenhaj 9/4/2026. "Apakah tidak perlu dipikirkan bagaimana kita kembali ke zaman-zaman sebelum ada BPKH?” sambungnya. Ia menjelaskan, sebelum adanya pengelolaan dana oleh BPKH, sistem pendaftaran haji tidak mengenal antrean panjang seperti sekarang. “Sebelum ada BPKH, insyaallah tidak ada antrean,” ujarnya. Menurutnya mekanisme lama justru lebih sederhana. Pemerintah hanya mengumumkan biaya dan jadwal pendaftaran, lalu masyarakat yang siap bisa langsung mendaftar. “Waktu itu pemerintah mengumumkan biaya haji tahun ini sekian, pembukaan pendaftaran dimulai tanggal sekian sampai tanggal sekian, silakan yang mau berangkat haji, silakan membayar semacam war tiket,” lanjutnya. Meski begitu, ia menegaskan bahwa wacana ini masih dalam tahap pemikiran dan belum menjadi keputusan final. “Apakah perlu kita memikirkan hal seperti itu lagi? Tentu ini bukan hal yang gampang untuk diputuskan. Tapi sebagai sebuah wacana tentu bisa sah-sah saja untuk kita pikirkan,” kata Gus Irfan. Saat ini, antrean haji di Indonesia diketahui bisa mencapai puluhan tahun akibat tingginya minat dan keterbatasan kuota dari Arab Saudi. Meski begitu hal ini merupakan masih dalam wacana dan perencanaan, namun sudah heboh di publik. Kini publik pun menunggu keputusan dari sistem haji tersebut.*** Sumber: pojok1

Go to News Site