REPUBLIK MERDEKA
BALI bukan sekadar pulau wisata. Ia adalah ruang ekonomi yang bergerak cepat, di mana tanah berubah dari warisan menjadi komoditasdan dari komoditas menjadi perebutan.Di ruang seperti itu, konflik bukan anomali. Ia adalah konsekuensi.Ketika negara menempatkan Eko Priyanggodo sebagai Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Bali, keputusan itu tidak bisa dibaca sebagai rotasi administratif biasa. Ia adalah penempatan figur di titik yang paling sensitiftempat di mana kepentingan hukum, ekonomi, dan kekuasaan.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/04/12/703551/eko-priyanggodo-dan-ujian-bali-ketika-negara-menantang-mafia-tanah-di-panggung-terbuka
Go to News Site