REPUBLIK MERDEKA
DI sebuah ruangan tertutup di Islamabad, Pakistan, diplomasi global mendadak berubah menjadi arena hampir adu jotos. Bukan metafora. Ini nyaris literal.Selama 21 jam, dua kubu duduk, berdiri, berjalan, lalu duduk lagi, membawa peta, angka, dan ego. Sampai akhirnya, semua runtuh dalam satu kalimat ancaman.Ketika utusan Amerika menyampaikan tuntutan tekanan maksimum atas nama Donald Trump dalam konteks pelucutan total nuklir Iran, ruangan itu kehilangan oksigen rasionalitasnya.Menteri Luar Negeri .. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/04/18/704217/blokade-yang-datang-terlambat
Go to News Site