REPUBLIK MERDEKA
AMERIKA, negeri yang selama ini gemar mengajar dunia tentang demokrasi dan hak asasi, tiba-tiba seperti pasien yang membuka baju di ruang gawat darurat. Tampak luka itu ada, dalam, dan bernanah.Bukan luka ekonomi, bukan pula sekadar polarisasi politik, tetapi sesuatu yang lebih sunyi dan lebih berbahaya yakni luka moral.Seorang veteran sekaligus psikolog klinis, Michael Valdovinos dalam tulisannya di Time, menyebut luka moral Amerika itu sebagai pandemi yang diam-diam menyebar di dalam jiwa bang.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/04/21/704485/luka-moral-amerika
Go to News Site