REPUBLIK MERDEKA
Menjelang berakhirnya tenggat waktu gencatan senjata, Ketua Parlemen Iran sekaligus negosiator utama, Mohammad Ghalibaf, menegaskan bahwa Teheran tidak akan berunding di bawah tekanan atau ancaman.Dalam pernyataannya di media sosial, Ghalibaf menuding Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berusaha mengubah meja perundingan menjadi meja penyerahan melalui kebijakan tekanan dan pelanggaran gencatan senjata.Trump, dengan memberlakukan pengepungan dan melanggar gencatan senjata, ingin menjadik.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/dunia/read/2026/04/21/704508/iran-tolak-negosiasi-di-bawah-tekanan
Go to News Site