REPUBLIK MERDEKA
Penguatan pola konsumsi BBM yang lebih efisien di tengah masyarakat menjadi kunci menjaga daya beli. Edukasi penggunaan secara bijak serta penyediaan alternatif yang terjangkau dinilai penting untuk menekan beban pengeluaran rumah tangga.Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, menyoroti penyesuaian harga BBM non-subsidi yang berlaku sejak 18 April 2026 yang merupakan konsekuensi dari dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.Yang perlu dibang.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2026/04/22/704675/konsumsi-bbm-harus-bijak-di-tengah-gejolak-harga
Go to News Site