REPUBLIK MERDEKA
Bursa efek Indonesia menutup pekan keempat April dengan tekanan cukup dalam, di mana IHSG terperosok 3,38 persen ke level 7.129.Performa indeks yang turun lebih dari 500 poin dibanding pekan sebelumnya ini, disertai dengan aksi jual bersih investor asing senilai 55 juta Dolar AS.PT Ashmore Asset Management Indonesia mencatat bahwa koreksi paling tajam melanda sektor energi dan properti, sementara sektor transportasi dan logistik justru mampu tumbuh positif di tengah volatilitas pasar.Secara glo.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/bisnis/read/2026/04/27/705148/analisis-ashmore-geopolitik-timur-tengah-dan-depresiasi-rupiah-tekan-ihsg
Go to News Site