REPUBLIK MERDEKA
Pasar komoditas global kembali berguncang pada pembukaan pekan ini.Harga emas tergelincir ke bawah level psikologis 4.700 Dolar AS per ons pada perdagangan Asia, Senin 27 April 2026, memperpanjang tren negatif dari pekan lalu.Ironisnya, di saat ketegangan geopolitik biasanya menjadi bahan bakar bagi emas sebagai aset aman (safe haven), kali ini sang logam mulia justru tertekan oleh ekspektasi suku bunga yang kian agresif.Harapan akan redanya konflik AS-Iran memudar setelah upaya negosiasi perda.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/bisnis/read/2026/04/27/705152/harga-emas-terjepit-di-antara-inflasi-minyak-dan-suku-bunga-tinggi
Go to News Site