REPUBLIK MERDEKA
Pemerintah kian mengintensifkan langkah strategis untuk menekan ketergantungan terhadap impor Liquefied Petroleum Gas (LPG), sekaligus memperkokoh fondasi ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang tidak menentu.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkap dari total kebutuhan sekitar 8,6 juta ton per tahun, produksi dalam negeri baru mampu menyuplai sekitar 1,6 hingga 1,7 juta ton.Artinya, ketergantungan impor masih mendominasi dengan angka mencapai.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/bisnis/read/2026/04/27/705254/pengembangan-dme-dan-cng-bisa-bantu-ri-kurangi-ketergantungan-impor-7-juta-ton-lpg
Go to News Site