REPUBLIK MERDEKA
KASUS pengadaan Chromebook kini menjadi sorotan tajam, bukan sekadar karena nilai anggarannya, melainkan karena konstruksi hukum yang tengah dibangun oleh aparat penegak hukum.Dalam perkara ini, publik disuguhkan fenomena yang ganjil: seorang konsultan sub-kontraktor diposisikan sebagai aktor utama, sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan entitas swasta yang memiliki otoritas penuh justru belum tersentuh secara proporsional.Persoalan bukan hanya tentang integritas individu Jaksa Penyidik ma.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/05/01/705787/menggugat-logika-kambing-hitam-dalam-kasus-chromebook
Go to News Site