REPUBLIK MERDEKA
LOGO itu menatap kita tanpa berkedip. Sebuah kepala babi hutan yang moncongnya maju, giginya mencuat seperti siap menanduk tafsir siapa saja yang mencoba jinak. Di kanan-kiri, daun telinga runcing ke atas.Warnanya kontras, tegas, sederhana, seperti tidak memberi ruang untuk kompromi estetika. Di sekelilingnya, huruf kapital, Bagong Mogok, ditulis lugas, tanpa hiasan, tanpa metafora tambahan.Dua kata. Ringkas. Tapi seperti petasan yang dilempar ke ruang pengajian. Di sebagian Jawa, orang yang mel.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/05/02/705802/fatwa-bagong-mogok
Go to News Site