REPUBLIK MERDEKA
Amerika Serikat (AS) mulai mengungkap detail utama dari operasi militer bertajuk Project Freedom, yang dirancang untuk menjaga kelancaran pelayaran di Selat Hormuz. Operasi ini dijadwalkan mulai berjalan pada 4 Mei 2026, waktu setempat.Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa misi ini bertujuan untuk memulihkan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal komersial yang melintasi kawasan tersebut. Selat Hormuz sendiri menjadi jalur penting distribusi energi global, sehingga setiap gangguan dapat berd.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/dunia/read/2026/05/04/705971/amerika-segera-kerahkan-15-000-tentara-dan-ratusan-pesawat-ke-selat-hormuz
Go to News Site