SINDO news
Intelijen AS menilai bahwa Pemimpin tertinggi Iran yang baru memainkan peran penting dalam membentuk strategi perang bersama para pejabat senior Iran, menurut beberapa sumber yang mengetahui informasi intelijen. Laporan tersebut menemukan bahwa otoritas yang tepat dalam rezim yang kini terpecah belah masih belum jelas, tetapi Mojtaba Khamenei kemungkinan membantu mengarahkan bagaimana Iran mengelola negosiasi dengan AS untuk mengakhiri perang.
Go to News Site