REPUBLIK MERDEKA
Sektor properti residensial Indonesia memasuki fase perlambatan signifikan pada awal 2026. Berdasarkan data terbaru, indeks harga properti pada kuartal I-2026 hanya tumbuh 0,62 persen secara tahunan (year on year/yoy).Dikutip dari Trading Economics, Senin 11 Mei 2026, capaian tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada kuartal IV-2025 yang mencapai 0,83 persen. Tidak hanya itu, angka ini juga menjadi laju pertumbuhan paling lambat sejak pengumpulan data dimulai pada 2003.Kondisi tersebu.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/bisnis/read/2026/05/11/706707/pasar-properti-indonesia-menyentuh-titik-jenuh
Go to News Site