REPUBLIK MERDEKA
Dugaan pencemaran di Kali Kukuba, Teluk Buli, Maluku Utara, dinilai tidak bisa semata-mata dijelaskan akibat faktor curah hujan. Perubahan warna air menjadi cokelat justru mengindikasikan adanya dugaan kegagalan pengendalian limpasan sedimentasi dari aktivitas industri.Pakar Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, Mahawan Karuniasa, menilai perusahaan seharusnya telah memiliki sistem pengelolaan lingkungan untuk mengantisipasi dampak hujan deras maupun cuaca ekstrem.Kasus Kali Kukuba perlu dilih.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/nusantara/read/2026/05/11/706713/kasus-kali-kukuba-dinilai-cerminkan-kegagalan-pengendalian-limbah-industri
Go to News Site