REPUBLIK MERDEKA
Fenomena homeless media yang belakangan ramai diperbincangkan diminta tetap berada dalam koridor kode etik jurnalistik dan tidak berubah menjadi alat kepentingan kelompok tertentu.Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Cucun Ahmad Syamsurijal mengingatkan, keterbukaan informasi dan kreativitas media digital tetap harus dibarengi dengan tanggung jawab jurnalistik, terutama dalam proses verifikasi informasi sebelum disampaikan ke publik.Homeless media ini tetap tidak lepas daripad.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2026/05/12/706878/dpr-wanti-wanti-homeless-media-jangan-jadi-buzzer
Go to News Site