REPUBLIK MERDEKA
Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada 14-15 Mei 2026 menjadi titik penting transisi geopolitik global pasca-perang Iran.Analis geopolitik Laksda TNI (Purn) Surya Wiranto menyebut pertemuan itu makin meneguhkan posisi Tiongkok sebagai penjaga stabilitas dunia.Dengan leverage ekonomi, hubungan erat dengan Iran, dan kepentingan menjaga stabilitas energi dunia, Tiongkok berpotensi memperkuat posisinya sebagai global stabilizer dalam arsitektur diplomasi internasio.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2026/05/14/707125/analis-geopolitik-tiongkok-berpotensi-sebagai-global-stabilizer
Go to News Site