REPUBLIK MERDEKA
Ekosistem perfilman Indonesia kembali disorot setelah muncul dugaan praktik oligopoli yang membuat rumah produksi kecil dan sineas independen kesulitan mendapatkan layar bioskop.Wakil Ketua Komisi VII DPR Lamhot Sinaga menilai dominasi segelintir rumah produksi terhadap layar bioskop sudah masuk kategori tidak sehat. Ia menyebut hanya sekitar 10 persen rumah produksi (PH) yang menguasai hampir separuh akses layar lebar di Indonesia.Kalau kemudian hanya 6 PH menguasai 50%, berarti hanya 8% kuran.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2026/05/21/707973/dpr-bongkar-dugaan-dominasi-ph-besar-bikin-sineas-kecil-mati-pelan-pelan
Go to News Site