Collector
Reformasi, Oligarki, dan Demokrasi yang Kehilangan Demos | Collector
Reformasi, Oligarki, dan Demokrasi yang Kehilangan Demos
REPUBLIK MERDEKA

Reformasi, Oligarki, dan Demokrasi yang Kehilangan Demos

DUA puluh delapan tahun reformasi menang telah berlalu. Namun pertanyaan paling mendasar tentang siapa yang sesungguhnya memegang kedaulatan tertinggi di republik ini belum juga terjawab.Kita telah mendirikan istana demokrasi yang megah dari luar: partai politik bertumbuh bak jamur di musim hujan, pemilu digelar secara rutin dengan biaya triliunan rupiah, kebebasan pers relatif terjaga, dan pilkada langsung menjalar hingga ke pelosok kabupaten. Semua ini adalah pencapaian yang tidak boleh direme.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/05/27/708589/reformasi-oligarki-dan-demokrasi-yang-kehilangan-demos

Go to News Site