REPUBLIK MERDEKA
Wilmar International Ltd dan perusahaan eksportir sawit lainnya disebut telah melakukan dugaan praktik transfer pricing dan under-invoicing ekspor minyak kelapa sawit (CPO).Sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pemerintah akan mendesak pembayaran kewajiban bagi perusahaan raksasa yang diduga melakukan manipulasi ekspor CPO.Terkait itu, pakar ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy menilai desakan Purbaya tersebut harus disertai penegakan hukum yang memadai.Jika Purbaya ingin.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/bisnis/read/2026/05/29/708823/kasus-manipulasi-ekspor-sawit-merebak-bukti-lemahnya-penegakan-hukum
Go to News Site