Collector
Di sebuah gang di Surabaya, terdapat kampung yang menghabiskan hingga 4 ton beras setiap hari untuk memproduksi lontong. Tradisi yang bermula sejak 1970-an itu kini menjadi sumber penghidupan ratusan warga dan memasok kebutuhan pasar hingga hotel di Kota Pahlawan. Di tengah | Collector
Di sebuah gang di Surabaya, terdapat kampung yang menghabiskan hingga 4 ton beras setiap hari untuk memproduksi lontong.

Tradisi yang bermula sejak 1970-an itu kini menjadi sumber penghidupan ratusan warga dan memasok kebutuhan pasar hingga hotel di Kota Pahlawan.

Di tengah
Kompas.com

Di sebuah gang di Surabaya, terdapat kampung yang menghabiskan hingga 4 ton beras setiap hari untuk memproduksi lontong. Tradisi yang bermula sejak 1970-an itu kini menjadi sumber penghidupan ratusan warga dan memasok kebutuhan pasar hingga hotel di Kota Pahlawan. Di tengah

Di sebuah gang di Surabaya, terdapat kampung yang menghabiskan hingga 4 ton beras setiap hari untuk memproduksi lontong. Tradisi yang bermula sejak 1970-an itu kini menjadi sumber penghidupan ratusan warga dan memasok kebutuhan pasar hingga hotel di Kota Pahlawan. Di tengah

Go to News Site