REPUBLIK MERDEKA
Pelemahan Rupiah hingga menembus level Rp18.000 per Dolar Amerika Serikat (AS) dinilai mencerminkan menurunnya kepercayaan pasar terhadap kondisi ekonomi domestik.Kepala Riset Fraus Kapital, Alfred Nainggolan, menilai tekanan terhadap rupiah tidak bisa semata-mata dijelaskan oleh faktor global.Menurut Alfred, depresiasi rupiah yang mendekati 7 persen sejak awal tahun memang belum menjadi yang terburuk dalam sejarah. Namun, dibandingkan negara-negara lain, tekanan terhadap mata uang Indonesia ja.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/bisnis/read/2026/06/06/709820/bank-indonesia-sudah-intervensi-mengapa-rupiah-tetap-melemah
Go to News Site