REPUBLIK MERDEKA
Rencana Presiden Prabowo Subianto menunjuk Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebagai penasihat presiden dinilai perlu dipertimbangkan secara matang. Penilaian itu disampaikan Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga.Menurut Jamiluddin, bertambahnya jumlah penasihat presiden bukan menjadi persoalan selama figur yang ditunjuk memiliki kapasitas, pengalaman, dan kebijaksanaan dalam melihat berbagai persoalan bangsa secara menyeluruh.Kalau itu benar, penasihat presid.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2026/06/08/709974/pengamat-said-iqbal-kurang-tepat-jadi-penasihat-presiden
Go to News Site