Collector
Rupiah mencatat rekor terlemah sepanjang sejarah setelah menembus Rp 18.095 per dollar AS. Menurut Ekonom Senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga barang, meningkatkan biaya hidup, dan menambah tekanan bagi dunia usaha | Collector
Rupiah mencatat rekor terlemah sepanjang sejarah setelah menembus Rp 18.095 per dollar AS. 

Menurut Ekonom Senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga barang, meningkatkan biaya hidup, dan menambah tekanan bagi dunia usaha
Kompas.com

Rupiah mencatat rekor terlemah sepanjang sejarah setelah menembus Rp 18.095 per dollar AS. Menurut Ekonom Senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga barang, meningkatkan biaya hidup, dan menambah tekanan bagi dunia usaha

Rupiah mencatat rekor terlemah sepanjang sejarah setelah menembus Rp 18.095 per dollar AS. Menurut Ekonom Senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga barang, meningkatkan biaya hidup, dan menambah tekanan bagi dunia usaha

Go to News Site