REPUBLIK MERDEKA
ADA anomali yang mencolok ketika seruan jangan jadi pasar orang lain diteriakkan dengan gagah, namun di saat bersamaan, gerbang domestik justru dibuka lebar bagi serbuan produk mancanegara.Di sinilah paradoks itu bertahta. Retorika yang tegas berbenturan dengan praktik yang terlalu lemah.Prabowo memang lihai merajut narasi nasionalisme ekonomi yang memikat. Indonesia, tegasnya, tak boleh sekadar menjadi pasar bagi industri otomotif dan produk global.Logikanya jernih sekaligus menohok. Bagaimana .. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/03/24/701453/paradoks-prabowo-jangan-jadi-pasar-tapi-pintu-dibuka-lebar
Go to News Site