
WhatsApp Luncurkan Fitur Bantuan Menulis Berteknologi AI
WhatsApp telah meluncurkan fitur baru bernama Bantuan Menulis yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengguna menulis pesan.
WhatsApp telah meluncurkan fitur baru bernama Bantuan Menulis yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengguna menulis pesan.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menyambut positif jeda internasional FIFA Matchday September.
Kapolri: Haram Mako Diserang, Kalau Masuk Tembak Peluru Karet #focus #demoricuh #news #text
Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Ivie Rupaeda, menyampaikan keprihatinannya atas aksi pembakaran dan penjarahan gedung dewan yang dilakukan masa pengunjung rasa, Sabtu (30
Indonesia, yang terletak di Cincin Api Pasifik, rentan gempa. Segmen megathrust Selatan Jawa bisa memicu tsunami hingga 20 meter, berdampak luas.
Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Sudirman-Thamrin, Jakarta tetap diberlakukan pada Minggu (31/8/2025) pagi.
bali.jpnn.com , DENPASAR - Bagi Anda yang hendak melakukan perjalanan keluar masuk Bali pada Minggu hari ini (31/8), tidak perlu khawatir.
JPNN.com , JAKARTA - Mitsubishi XForce Ultimate with Diamond Sense (Ultimate DS) menjadi varian tertinggi dari dua pilihan yang sudah ada.
JPNN.com , JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Sabtu (30/8) tentang rakyat sudah tidak percaya pada sejumlah wakil rakyat, Aktivis 98 dan Kelompok Cipayung minta tuntutan demonstrasi diakomodasi, hingga Honorer desak Prabowo keluarkan Perppu jamin kesejahteraan seluruh rakyat. Simak selengkapnya!
Penting bagi semua orang untuk mengenali tanda-tanda awal penyakit ginjal. Apalagi, beberapa tanda awal disebut mirip dengan maag.
bali.jpnn.com , DENPASAR - Minggu hari ini (31/8) berdasarkan kalender Bali masuk Redite Kliwon Watugunung.
REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan program Gerakan Pangan Murah (GPM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan Kementerian Pertanian terbukti berhasil menekan gejolak...
Dari Mana Massa yang Jarah Rumah Sri Mulyani? #focus #demoricuh #news #text
GELORA.CO - Prediksi Hard Gumay soal kondisi sosial politik Indonesia kembali menjadi sorotan karena disebut menjadi kenyataan. Pada tahun 2024, saat menjadi bintang tamu sebuah Podcast, pria yang menolak disebut sebagai paranormal atau dukun tersebut menyebutkan bahwa akan terjadi demonstrasi besar-besaran di tahun 2025. Tidak hanya menerima Gambaran mengenai unjuk rasa besar-besaran, Hard Gumay bahkan mengungkap sosok yang menyusupi dan menjadi provokator pada aksi massa yang berlangsung. “Ada sosok yang memprovokasi jadi provokator, yang demo melakukan hal-hal anarkis, ini cukup besar nih terjadinya cukup besar dibanding (demo) 2019 kemarin cukup besar ini lebih besar,” ujar Hard Gumay di tayangan podcast Macan Idealis tahun lalu, dikutip Jumat, 29 Agustus 2025. “Bukan di tahun ini (2024), tahun depan (2025) belum di tahun ini,” ucapnya kala itu. Pria asal Palembang tersebut juga menyebutkan, bahwa ada percobaan untuk menggulingkan pemerintahan yang tengah berkuasa. “Ada (percobaan) kudeta presiden, iya dia mencoba, ada orang yang mau mencoba untuk kudeta walaupun ujung-ujungnya nggak berhasil tapi tapi dia sudah merencanakan itu,” ucap Gumay. Namun Hard Gumay memastikan kembali, jika percobaan untuk menggulingkan pemerintahan Prabowo Subianto tidak akan berhasil. Lelaki 38 tahun tersebut sempat berpesan kepada pihak yang sedang merencanakan niat jahatnya untuk membuat kekacauan. “Gua mau sampaiin juga buat buat sosok yang memprovokatorin ini ya, percuma percuma, yang ada yang ada ini akan ngerugiin diri dia sendiri,” tegas Gumay. Kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, Hard Gumay menyampaikan pesan nya; “Terutama untuk Bapak Prabowo, hati-hati.” Seperti diketahui, gelombang demonstrasi memprotes rencana kenaikan tunjangan anggota DPR terjadi sejak 25 Agustus 2025. Kemarahan rakyat memuncak, saat seorang pengemudi ojek on line, tewas setelah dilindas oleh kendaraan taktis (Rantis) milik Brimob pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.***
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tragedi yang menimpa Affan Kurniawan, pada 28 Agustus 2025, berawal dari demonstrasi besar-besaran yang berlangsung di Jakarta. Dalam kericuhan, Affan, seorang pengemudi ojek online, menjadi korban setelah...
Gangguan gas air mata itu berasal dari aksi demonstrasi driver ojek online (ojol) di Jalan Adi Sucipto, Manahan, Solo, tepat di depan Mako Brimob Solo