
Kompolnas Awasi Pemeriksaan 7 Brimob Diduga Tabrak-Lindas Ojol Hingga Tewas
Kompolnas Awasi Pemeriksaan 7 Brimob Diduga Tabrak-Lindas Ojol Hingga Tewas #newsupdate #update #news #text
Kompolnas Awasi Pemeriksaan 7 Brimob Diduga Tabrak-Lindas Ojol Hingga Tewas #newsupdate #update #news #text
7 anggota tersebut masih dalam proses pemeriksaan, dengan melibatkan Propam Polri dan Brimob Polda Metro Jaya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya AK, driver ojek online (ojol) yang diduga tertabrak mobil rantis polisi saat aksi demo di Penjompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).
JPNN.com , JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf setelah muncul insiden rantis Brimob melindas seorang pria yang mengenakan jaket ojek online (ojol).
Polri mengungkap identitas anggota Brimob dalam mobil barracuda yang melindas ojek online (ojol) hingga tewas, salah satunya pangkat Kompol.
JPNN.com , JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga menggelar putaran kedua ajang balap Pertamax Turbo Drag Fest 2025 di Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya pada 30–31 Agustus 2025.
Kapolda telah menemui keluarga pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia usai ditabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob. Keluarga koban menuntut keadilan
Pemerintah Kabupaten Sleman dan paguyuban pedagang Pasar Godean berhasil mencapai kesepakatan penting terkait penataan Pasar Godean. Apa saja poin-poin kesepakatannya?
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, memberikan peringatan tegas kepada para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayahnya agar menghindari keterlibatan dalam judi online dan...
Identitas 7 Anggota Brimob yang Tabrak-Lindas Ojol hingga Tewas #newsupdate #update #news #text
Pemeriksaan terhadap tujuh anggota tersebut dilakukan di Markas Brimob Polda Metro Jaya kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.
GELORA.CO - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri mengamankan tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya yang diduga terlibat dalam tewasnya driver ojol karena terlindas Kendaraan Taktis (Rantis). Seluruhnya kini tengah menjalani pemeriksaan gabungan oleh Propam Mabes Polri bersama Brimob. Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim mengatakan ketujuh personel tersebut diamankan bersama kendaraan yang mereka gunakan. Proses pemeriksaan dilakukan di Mako Brimob Kwitang, Jakarta. "Pelaku sudah diamankan, pelaku tujuh orang. Sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Propam Mabes dan Brimob Polri. Kendaraan juga sudah diamankan, ada di Kwitang," katanya kepada awak media, Jumat 29 Agustus 2025. Tujuh personel yang diperiksa yakni Kompol K, Aibda N, Bripka R, Briptu D, Bribda N, Baraka Y, dan Baraka D. Ditegaskannya, peran masing-masing anggota masih terus didalami, termasuk siapa yang mengemudikan kendaraan saat kejadian. "Yang jelas, tujuh orang ini ada dalam satu kendaraan. Kita masih dalami perannya, siapa yang nyetir, bagaimana keterlibatan masing-masing, itu masih dalam pemeriksaan," paparnya. Polri memastikan proses penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan tegas, sesuai aturan hukum dan kode etik profesi kepolisian. Diketahui seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan dilaporkan meninggal dunia usai diduga terlindas kendaraan taktis (rantis) saat pengamanan aksi demo buruh di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8/2025). Informasi ini disampaikan oleh Koalisi Ojol Indonesia. Perwakilannya, Andi, membenarkan bahwa korban telah meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSCM. "Iya kak, benar. Korban terlindas dan meninggal dunia. Yang terakhir meninggal satu orang, atas nama Afan," katanya kepada awak media, Kamis 28 Agustus 2025. Sementara Komisioner Kompolnas, Chairul Anam menanggapi beredarnya video viral yang memperlihatkan mobil rantis Brimob diduga melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) saat pengamanan demo buruh di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8/2025). Anam menegaskan, peristiwa tersebut harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh Polda Metro Jaya. "Penting untuk segera diidentifikasi siapa pengendara mobil rantis itu. Setelah diketahui, segera dilakukan pemeriksaan dan langkah penegakan hukum. Yang tidak kalah penting, juga mengidentifikasi siapa korban dan mengambil langkah efektif untuk pemulihan korban," katanya kepada disway.id, Kamis 28 Agustus 2025. Minta Polisi Transparan Anam menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari Polda Metro Jaya terkait kronologi lengkap peristiwa di lapangan. Menurutnya, publik perlu mendapat penjelasan utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi. "Polda Metro perlu menjelaskan secara utuh dinamika di lapangan. Selama ini kami memantau dari pemberitaan media dan siaran langsung. Transparansi sangat penting agar tidak menimbulkan spekulasi," ujarnya. Seruan untuk Hindari Kekerasan Selain mendesak polisi mengusut kasus ini, Kompolnas juga mengingatkan semua pihak, baik aparat maupun massa aksi, untuk tetap menahan diri. "Hindari kekerasan dalam bentuk apapun, oleh siapapun. Hindari pengrusakan, baik terhadap benda maupun orang. Aspirasi, kritik, dan masukan itu penting bagi demokrasi kita, tapi harus disampaikan dengan cara damai," ucapnya. Kompolnas Awasi Proses Anam memastikan, Kompolnas akan melakukan pengawasan ketat terhadap proses penanganan kasus ini, mulai dari identifikasi pelaku hingga penanganan terhadap korban. "Kompolnas akan mengawasi proses ini dari awal hingga tuntas," tuturnya. Sumber: disway
7 Pelaku yang Tabrak dan Lindas Pengemudi Ojol Diperiksa di Mako Brimob Kwitang #newsupdate #update #news #text
Video kejadian rantis Barracuda Brimob melindas pengendara ojek online (ojol) tersebar di berbagai platform media sosial (medsos) masyarakat.
Kadiv Propam: 10 Anggota Polri Terluka saat Demo DPR Ricuh #newsupdate #update #news #text
Kapolda Metro Jaya sudah berkomunikasi dengan keluarga korban dan siap tanggungjawab atas perbuatan anggota Brimob tersebut