"Aparat penegak hukum nampaknya ingin menampakkan diri itu kepada publik, mengejar itu, tapi sebenarnya substansinya tidak sama dengan fakta korupsinya. Sehingga korupsi tetap banyak dari mana-mana, terkesan pilih kasus misalnya," ujar Mahfud.

Baca di sini:

"Aparat penegak hukum nampaknya ingin menampakkan diri itu kepada publik, mengejar itu, tapi sebenarnya substansinya tidak sama dengan fakta korupsinya. Sehingga korupsi tetap banyak dari mana-mana, terkesan pilih kasus misalnya," ujar Mahfud. Baca di sini:

"Aparat penegak hukum nampaknya ingin menampakkan diri itu kepada publik, mengejar itu, tapi sebenarnya substansinya tidak sama dengan fakta korupsinya. Sehingga korupsi tetap banyak dari mana-mana, terkesan pilih kasus misalnya," ujar Mahfud. Baca di sini: