Total sebanyak 216 siswa mengalami keracunan usai menyantap makanan di sekolah. Akibatnya, jumlah tempat tidur pasien menjadi penuh. Pihak RS pun kemudian melakukan penambahan velbed sebanyak 50 unit, dan matras sebanyak 15 unit.

Baca selengkapnya: 

~SN

Total sebanyak 216 siswa mengalami keracunan usai menyantap makanan di sekolah. Akibatnya, jumlah tempat tidur pasien menjadi penuh. Pihak RS pun kemudian melakukan penambahan velbed sebanyak 50 unit, dan matras sebanyak 15 unit. Baca selengkapnya: ~SN

Total sebanyak 216 siswa mengalami keracunan usai menyantap makanan di sekolah. Akibatnya, jumlah tempat tidur pasien menjadi penuh. Pihak RS pun kemudian melakukan penambahan velbed sebanyak 50 unit, dan matras sebanyak 15 unit. Baca selengkapnya: ~SN

Polisi Bersimbah Darah Jadi Korban Begal di Bekasi, Warga Tak Berani Menolong

Polisi Bersimbah Darah Jadi Korban Begal di Bekasi, Warga Tak Berani Menolong

GELORA.CO - Video yang sempat viral di media sosial menunjukkan seorang anggota polisi ditemukan bersimbah darah dan berteriak meminta pertolongan di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Korban yang berinisial Briptu AA merupakan anggota satuan Sabhara Polres Metro Bekasi. Peristiwa itu terjadi pada Rabu dini hari (2 April 2025) ketika Briptu AA sedang dalam perjalanan pulang usai menjalankan tugas. Saat melintas di kawasan yang relatif sepi, ia menghadapi aksi pembegalan yang kemudian membuatnya terluka parah akibat sabetan senjata tajam. Warga Bekasi Takut Menolong Menurut keterangan saksi, korban sempat tergeletak di tengah jalan sambil berteriak meminta bantuan. Namun, sejumlah warga tidak berani mendekat karena kekhawatiran terhadap risiko hukum dan situasi yang dianggap berbahaya. Saiq, salah satu warga mengatakan setelah beberapa saat, ada seorang pengendara motor akhirnya memberanikan diri menghubungi petugas Satlantas untuk membantu evakuasi korban ke rumah sakit. “Kami takut, tapi ada pengendara lewat yang menolong,”tukasnya. Dalam perkembangan berikutnya, Polres Metro Bekasi berhasil menangkap dua pelaku pembegalan yang diduga terlibat dalam aksi terhadap Briptu AA. Kedua tersangka, berinisial D dan S, diringkus setelah hampir satu pekan pengejaran di wilayah berbeda. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, menyatakan kedua pelaku kini berada dalam pemeriksaan intensif di Mapolres guna menggali lebih jauh motif dan jaringan kejahatan tersebut. Mereka ditangkap di wilayah Kecamatan Cibitung dan Sukatani setelah dilakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti oleh tim penyidik. Sementara itu, korban Briptu AA dilaporkan menjalani perawatan medis setelah mengalami luka pada bagian tubuh akibat serangan pelaku. Hingga berita ini ditulis, Polres Metro Bekasi masih mendalami kasus serta kemungkinan adanya pelaku lain sekaligus menetapkan status hukum terhadap yang sudah ditangkap.

Ketegangan di Tepi Barat kembali memuncak setelah kelompok pemukim Israel menghancurkan belasan rumah dan bangunan milik warga Palestina di desa Al-Duyuk Al-Tahta, pinggiran Yeriko. Aksi brutal yang menggunakan buldozer ini terjadi tanpa upaya pencegahan dari militer Israel,

Ketegangan di Tepi Barat kembali memuncak setelah kelompok pemukim Israel menghancurkan belasan rumah dan bangunan milik warga Palestina di desa Al-Duyuk Al-Tahta, pinggiran Yeriko. Aksi brutal yang menggunakan buldozer ini terjadi tanpa upaya pencegahan dari militer Israel,

Ketegangan di Tepi Barat kembali memuncak setelah kelompok pemukim Israel menghancurkan belasan rumah dan bangunan milik warga Palestina di desa Al-Duyuk Al-Tahta, pinggiran Yeriko. Aksi brutal yang menggunakan buldozer ini terjadi tanpa upaya pencegahan dari militer Israel,

Seorang perempuan bernama Chelsi mendatangi posko Damkar Blitar Kota setelah jari kelingkingnya terjepit alat pel di rumahhnya, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (5/2/2026). 

Ia melapor sekitar pukul 11.00 WIB karena tidak bisa melepaskan jarinya sendiri.

Seorang perempuan bernama Chelsi mendatangi posko Damkar Blitar Kota setelah jari kelingkingnya terjepit alat pel di rumahhnya, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (5/2/2026). Ia melapor sekitar pukul 11.00 WIB karena tidak bisa melepaskan jarinya sendiri.

Seorang perempuan bernama Chelsi mendatangi posko Damkar Blitar Kota setelah jari kelingkingnya terjepit alat pel di rumahhnya, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (5/2/2026). Ia melapor sekitar pukul 11.00 WIB karena tidak bisa melepaskan jarinya sendiri.